Navigasi di Tengah Pandemi & Krisis Ekonomi
Salah satu perajin kami berhasil memperoleh penghasilan yang cukup
untuk membeli alat pendukung sekolah daring bagi anaknya. Melalui
seni kriya yang ia tekuni, masa depan sang anak tetap terjaga tanpa
terhenti selangkah pun.
Mengedepankan isu Ketiadaan Sosok Ayah
Dengan membangun industri yang berkelanjutan di desa sendiri, kami memastikan para ayah di Magelang bisa tetap hadir di rumah. Hal ini mengurangi celah ketiadaan sosok ayah, meringankan beban mental para ibu, serta menjaga unit keluarga tetap kuat dan tangguh.
Sekilas tentang pendiri
“
Tumbuh besar di Magelang, saya
melihat banyak pintu tertutup
oleh beban kemiskinan—sampai
akhirnya saya menemukan sebuah
tangan yang terulur dari
cakrawala, Beasiswa Bidikmisi.
”
Perjalanan Dewi tidak dimulai di ruang rapat direksi, melainkan di
desa-desa bersahaja di Magelang, Jawa Tengah. Tumbuh dalam
lingkungan di mana keterbatasan ekonomi sering kali mendikte masa
depan, Dewi merasakan sendiri betapa beratnya hidup dalam jerat
kemiskinan.
Kraosan X Hoshizora Foundation
“
Saya menyadari bahwa agar
sebuah desa benar-benar bisa
bangkit, jembatan menuju masa
depan (pendidikan) harus tetap
terbuka bagi siapa saja.
“
Kraosan bekerja sama dengan Hoshizora Foundation untuk
menyalurkan sebagian dari hasil penjualan kami ke dalam Beasiswa
Bintang. Melalui kolaborasi ini, kami memastikan bahwa setiap produk
yang Anda beli berkontribusi langsung bagi pendidikan adik-adik asuh
kami—sebuah misi yang kini telah berhasil mencapai Angkatan ke-10.
Dampak sosial kami dikelola bersama Hoshizora Foundation, sebuah lembaga non-profit yang
berdedikasi untuk menyediakan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak Indonesia.